Investasi Emas, Mari Selamatkan Uang di Rekening Anda

Mei 23, 2019 Add Comment
Investasi emas menurut gue menjadi salah satu alternatif investasi yang cukup aman tapi butuh kesabaran tingkat tinggi. Jika dibandingkan dengan investasi lain yang berupa uang, seperti deposito, reksadana, atau saham, pilihan investasi jenis ini, memang agaknya rumit. Kenapa rumit?

Cara investasi emas memang banyak guys. Mulai dari investasi emas secara konvensional, investasi emas online, sampai menabung di salah satu marketplace yang ada. Kesemuanya memiliki nilai plus dan minusnya. Nah, di artikel ini gue bakal sharing sih cara-cara investasi tersebut.
investasi emas - medcom.id

1. Nabung emas di tabungan emas Pegadaian
Dalam 5 tahun terakhir, gue pernah nekunin cara investasi ini. Nggak berjalan lama, hanya sekitar 1 tahunan. Jadi, sistem nabung emas di Pegadaian ini, lo menyerahkan sejumlah uang yang nantinya akan tercatat dalam buku tabungan emas itu, seberat harga emas pada waktu itu. 

Misalnya, harga emas itu 1gr nya Rp600.000,- kalau lo nyerahin uang Rp1 juta, berarti dapet sekitar 2gr kurang dikit lah. Nah, gue memutuskan hubungan dengan cara investasi kayak gini karena nggak efisien. Nggak keliatan emasnya. kalau mau cairin dalam bentuk emas juga ada biayanya.

2. Nabung emas secara online
Zaman digital kayak gini mah, hampir semua aspek dalam kehidupan manusia berhubungan dunia digital. Sama seperti menabung emas, sekarang sudah bisa secara online. Gue pernah nyoba model beginian. Nggak lama, cuma beberapa bulan aja. Setelah itu, saldo nabung emas online gue tarik. Kenapa?

Lagi-lagi gue agak gimana gitu kalau nggak melihat secara nyata hasil jerih payah gue selama menabung. Ini cuma mindset gue aja sih. Makanya, saldo e-money, entah OVO atau GoPay, pasti nggak lebih dari 10.000
investasi emas - indogold.com

Temen-temen gue pada demen cashless, tapi gue nggak bisa hidup kalau cashless. Di dompet, paling nggak harus ada uang 50 atau 100 ribu.

3. Nabung emas dengan beli emas batangan ANTAM
Nah, ini cara investasi emas yang gue tekunin saat ini. Gue beli emas ANTAM di salah satu marketplace gitu. Beli aja yang batangan, misal beli 3gr. Kalau harganya sekitar 600 ribuan, berarti siapin dana Rp1,8 juta. Plus ongkos kirim paling sekitar 30 atau 40 ribuan kalau pakai kurir ojek online.


Cara yang kedua ini emang agak ribet dalam hal penyimpanan. Lo harus punya tempat khusus buat nyimpen emas batangan. Bahayanya juga, emas batangan itu kalau disimpen di rumah nih, (amit-amit juga sih kalau kejadian), rentan dicuri. Sebenarnya, ada cara amannya yakni menyewa safe deposit box di bank. Ada biaya yang harus dibayar, tapi sebanding kok dengan keamanannya.

Nah, itu tadi beberapa cara investasi emas yang pernah gue lakuin. Mungkin dari 3 cara tersebut itu ada yang bisa lo terapin dalam waktu dekat. Gue cuma mau nitip pesen aja nih, kalau lo udah mutusin buat investasi emas, jangan coba-coba menjual dalam waktu dekat.
investasi emas - investasipintar.com

Dijamin rugi.

Kenapa? Emas itu bukan deposito atau saham yang fluktuasi keuntuangan bisa lo pantau setiap hari. Emas merupakan salah satu cara untuk mengamankan nilai uang yang lo punya. Emas bukan instrumen investasi yang nggak kebal inflasi. Tetep kena, tapi nggak terlalu signifikan. Malah cenderung naik. Mungkin di artikel selanjutnya bisa gue kasih informasi juga kali ya, beberapa keunggulan investasi ini jika dibandingkan dengan deposito yang dulu sama-sama pernah gue jalanin juga.

Semoga ada waktu buat nulisnya. 

Coba Yuk 5 Pilihan Instrumen Investasi untuk Millenial Berikut Ini #MoneySmartMenginspirasi

April 07, 2019 Add Comment
Ini sebenarnya cerita pengalaman pribadi tentang perjalanan penulis dalam mencoba berbagai macam  pilihan instrumen investasi. Penulis mulai berpikir sejak didaulat menjadi kepala keluarga, maka tanggung jawab untuk memberikan nafkah menjadi kewajiban. Memang, kesannya penulis jadi tidak sering kumpul bersama temen-temen yang sekarang jomblo (baca: belum nikah), tapi paling tidak nantinya tulisan penulis ini bermanfaat buat teman-teman  yang mungkin ada niatan untuk menyusul.


“Menyusul ke mana?”

Ya menyusul mengarungi kehidupan yang sebenarnya, bahwa jangan terlalu asyik menghabiskan uang. Dapatnya susah, habisnya gampang. Ada mitos yang berkembang bahwa millenial itu sulit untuk berinvestasi. Ada banyak godaan yang berhasil menjerumuskan para millenial hingga lupa untuk melakukan investasi. Penulis dulu juga sering belanja atau kumpul-kumpul tidak penting. Sampai akhirnya penulis tercerahkan untuk googling mencari informasi tentang mendapatkan uang dari kerja sampingan, hingga tips-tips menabung dan investasi. Ingat, investasi dan nabung itu beda.

Kalau nabung itu menurut penulis hanya mengamankan dan mengendalikan laju keuangan, kalau investasi itu mengamankan nilai uang bahkan kalau bisa menambah uang alias mendapatkan keuntungan. Sebelumnya pernah ditulis tuh Pilihan Investasi bagi Penganut Hedonisme, ada 3 instrumen yang disarankan. Penulis mulai senang share informasi seperti ini karena baca-baca artikel dari website MoneySmart juga ngikutin channel beberapa Youtuber yang menyajikan konten serupa.

Opening-nya kelamaan nih kayaknya :D

Oke, berikut 5 instrumen investasi yang mungkin bisa teman-teman pilih supaya bisa mencapai tujuan teman-teman dan tentunya tenang di hari tua.

1. Tabungan berjangka
Pilihan pertama ini cocok banget sebenarnya buat teman-teman yang memang dasarnya malas menabung atau lebih tepatnya memang tidak bisa nabung. Terima gaji, uang disimpan di rekening. Ada diskon sedikit langsung belanja dan bayar via mobile banking. Tidak terasa habis dan ludes.

Dengan milih daftar tabungan berjangka, saat kamu terima gaji nih, misal di tanggal 25, terus kamu minta sama pihak bank buat mendebet otomatis sejumlah uang, anggaplah Rp 500.000 tiap bulan buat masuk ke rekening tabungan berjangka kamu. Cara ini efektif untuk menekan kemauan kamu buat belanja barang yang tidak penting. Saat melihat saldo di rekening, “Eh...kok saldo gue tinggal segini? Oh iya pas terima gaji udah dipotong ke tabungan berjangka deng

instrumen investasi millenial

sumber gambar: bisnisbandung.com

Kamu bisa pilih mau menabung untuk berapa tahun. 1, 2, atau bahkan 20 tahun bisa kok. Nanti setelah selesai masa kontrak tabungan berjangkanya, temen-temen bisa menikmati hasil keikhlasan hati atas dipotongnya gaji tiap bulan.  Coba kamu hitung aja, kalau konsisten Rp 500.000 dan menabung selama 10 tahun alias 120 bulan  sudah dapat Rp 60 juta.

Uang segitu mau buat apa guys? Jalan-jalan? Ikut dong 

2. Deposito
Pasti sudah tidak asing dengan instrumen investasi ini. Pilihan investasi ini cocok buat kamu yang sudah sadar dengan pentingnya investasi, tapi agak takut dengan risiko-risiko yang mungkin saja terjadi. Rugi. Ya, risiko dari investasi kalau selain rugi apa dong namanya? Deposito merupakan jawaban buat temen-temen yang ingin mengamankan uang, tapi juga mendapatkan keuntungan. Meski tidak besar, yang penting aman dulu deh uangnya.

Ada banyak untung dan rugi deposito yang harus kamu ketahui sebelum  pilih investasi ini. Sekarang banyak bank-bank di Indonesia yang menawarkan deposito dengan nominal pembukaan rekening yang kecil. Dulu, deposito baru bisa dibuka kalau teman-teman menyerahkan uang Rp 10 juta. Nah, sekarang dengan nominal Rp 1 juta pun sudah bisa punya deposito.

instrumen investasi millenial

sumber gambar: indosuara.com

Kembali lagi, semakin besar nominal deposito, maka keuntungannya semakin besar juga. Sayangnya, uang yang kamu taruh di deposito ini tidak bisa dimbil seenaknya. Deposito itu punya rentang waktu terkait jatuh tempo. Ada yang 1 bulang, 3 bulan, sampai 12 bulan. Nah, kalau dicairkan sebelum jatuh tempo, kemungkinan kamu bisa kena denda.

3. Reksadana
Punya uang  Rp 100.000 di dompet, habis dalam berapa hari? Sehari? Wah keren ya. 

Kalau penulis bilang seperti ini, “Rp 100.000 bisa investasi”

Percaya? Coba cek macam-macam reksadana yang ada di Indonesia. Sekarang sudah banyak reksadana yang menyediakan modal awal yang sangat ringan. Mulai dari ratusan ribu bahkan puluhan ribu. 

instrumen investasi millenial

sumber gambar: kaskus.co.id

Apa reksadana itu? Secara umum tidak jauh berbeda dengan deposito. Bedanya teman-teman bisa mulai buka akun reksadana dengan nominal rendah tapi keuntungannya bisa lebih tinggi dibanding deposito. Reksadana itu sendiri ada 4 macam yakni reksadana pendapatan tetap, reksadana pasar uang, reksadana campuran, dan reksadana saham. Nanti ada artikel sendiri ya tentang reksadana. Ini cuma gambaran umumnya aja.

4. Obligasi 
Kalau investasi itu ada hubungan kakak adik, sepertinya investasi obligasi ini merupakan saudara kembar dari deposito deh. Pasalnya, investasi ini menerapkan tenor juga sama kayak deposito. Obligasi itu sendiri merupakan surat utang berjangka yang waktunya lebih dari satu tahun.

Dengan kata lain, ketika kamu taruh uang buat ikut investasi ini, uang kamu tidak bisa diambil sebelum masa tenor tersebut selesai. Nah, surat utang ini ada yang namanya Obligasi Ritel Indonesia (ORI) dan juga Surat Utang Negara (SUN). 

instrumen investasi millenial

sumber gambar: republika.co.id

Kalau teman-teman ikut investasi ini, kamu ikut membantu negara dalam membangun infrastruktur. Jadi, obligasi itu salah satu cara yang dipakai negara atau korporat untuk menghimpun dana dari masyarakat. Nantinya, penerbit obligasi itu akan mengembalikan dana tersebut dalam kurun waktu yang udah ditentukan ditambah imbal hasil dari besaran yang ditetapkan.

Menarik?

5. Emas
Investasi ini yang sekarang lagi penulis coba-coba. Ada banyak cara yang tersedia untuk investasi emas guys. Mulai dari bank konvensional yang menyediakan kredit emas, beli emas online di marketplace, hingga beli di Pegadaian atau langsung ke toko emas. Sekarang zaman serba digital, jadi tidak sulit kalau mau punya emas.

Keuntungannya kalau kamu niat buat ikut investasi emas ini selain harganya stabil alias kebal inflasi, emas juga mudah didapat. Ya tadi itu penulis sebutkan cara investasinya di atas, mau online atau offline banyak caranya kok. Sayangnya, investasi yang penulis pilih ini punya kekurangan juga kayak 4 investasi sebelumnya.

instrumen investasi millenial

sumber gambar: orori.com

Emas sangat dipengaruhi oleh harga jual dan harga beli, kadang gap antara harga jual dengan harga beli ini bisa mencapai Rp 30 ribu. Belum lagi kalau teman-teman beli emas tapi yang bentuknya perhiasan. Ada biaya tambahan yang harus ditanggung. Makanya, penulis menyarankan kalau teman-teman mau investasi emas itu, jangan yang bentuknya perhiasan. Pilih yang bentuknya batangan.

Sudah dikasih 5 pilihan instrumen investasi buat teman-teman millenial. Masa masih malas juga  buat menyisihikan gaji kamu buat masa depan kamu sendiri? Mulai sekarang yuk, giatkan diri untuk konsisten berinvestasi. Apa pun instrumen investasi teman-teman, gunakan untuk tujuan yang baik bagi diri kamu sendiri dan orang di sekitar kamu. 

Pengalaman Perpanjang SIM C di SIM Keliling Jakarta

Maret 29, 2019 Add Comment
SIM (Surat Izin Mengemudi) merupakan salah satu surat (bentuk sebenarnya kartu), yang harus dimiliki oleh setiap pengendara kendaraan bermotor. Ada macam-macam jenis SIM, A, B, C, D, dan lain-lain. Nah, di tulisan kali ini gue bakal ceritain pengalaman gue melakukan perpanjang SIM C di SIM keliling di Jakarta.

Perpanjang SIM C di SIM Keliling
sumber foto: aturduit.com


Jadi, masa berlaku SIM itu kan 5 tahun nih, kebetulan SIM gue itu habis di bulan April tahun 2019. Nah, gue inisiatif coba mau perpanjang SIM C tapi perpanjangnya itu masih kurang 1 bulan alias 30 hari sebelum masa berlaku habis, 

Kenapa gue mutusin perpanjang H-30? Udah kayak pesen tiket buat mudik aja ya…

Gini, alasan pertama ialah mumpung gue masih ada duit lebih buat perpanjang SIM. Meski dicari di internet biayanya nggak mahal-mahal amat, tapi menurut gue lebih dari 100 ribu itu cukup mahal. Maklum kantong mahasiswa. Alasan kedua ialah, takut di bulan depan nggak sempet karena berbagai alasan terutama rasa malas. Iya, intinya gue lagi rajin dan niat banget tuh buat perpanjang SIM C ini. 

“Gimana prosedurnya, Ted?”

“Biayanya berapa?”

Sabar. Ini juga baru mau gue ceritain. Jadi, waktu itu gue perpanjang SIM C di layanan SIM keliling di samping Universitas Trilogi, Kalibata, Jakarta Selatan. Nah, gue akuin waktu itu gue dateng di saat yang nggak tepat. Datang di hari Sabtu dan jam 9 pagi.

Kenapa gue bilang nggak tepat?

Tau sendiri laahh kalau pelayanan publik di hari Sabtu pasti ngantrinya bikin ngelus paha (pegel bos di motor). Ditambah lagi gue datengnya agak siang. Jadi, pelayanan SIM keliling itu dimulai jam 8 pagi. Bahkan antriannya udah mulai ada dari jam 7 pagi. 

Gue sih ngeliat di tulisan orang-orang di internet hanya 1 jam prosedur perpanjangan SIM. Itu kalau dateng pagi. Lah gue dateng jam 9, selesai 10.30

Perpanjang SIM C di SIM Keliling

Yaps, hampir satu setengah jam. Pas gue dateng itu udah antrian ke 50 kali. Hiuuhh….

Gini guys, sebelum lo ke lokasi perpanjang SIM mending siapin ini deh

1. KTP dan SIM asli
2. FC KTP dan SIM (jaga-jaga bawa masing-masing 2 lembar aja)

Setelah parkir di lahan yang tersedia, gue langsung menuju meja pendaftaran.

“Perpanjang A atau C?”, tanya pakpol.

“C, pak”

“KTP sama SIM aslinya sini”, jadi yang diminta yang asli aja ternyata. Fotokopiannya nggak guna. Eh, tapi perlu juga buat jaga-jaga, takutnya diminta dan pas lagi nggak ada tukang fotokopi, lo malah ribet sendiri nanti.

Setelah ngasi KTP dan SIM asli ke pakpol, lo disuruh nunggu. Gue nunggu hampir 1 jam sendiri ini karena tempat tes kesehatan mata dan kamera foto  di dalam busnya cuma ada 1 doang. Harap bersabar, ini bukan ujian.

Pas giliran gue dipanggil, pertama suruh tes kesehatan mata. Cek buta warna, sebutin angka di buku Ishihara gitu. Biayanya 25.000 (sediain uang pas mendingan daripada repot, kadang nggak mau ribet ngasi kembalian).

Perpanjang SIM C di SIM Keliling

Habis cek mata selesai, lanjut ke bagian ambil foto, sidik jari, dan tanda tangan. Sebentar ini mah, cuma 20 menitan kalo digabung dari tes mata mah. SIM C baru pun jadi dengan membayar 120.000

Jadi deh. Kalau lo mau ngelaminating (kasih lapisan plastik gitu), bayar 5.000 (nggak wajib sih), juga boleh kok. Intinya, gue perpanjang SIM C di SIM keliling Universitas Trilogi itu habis:

1. Tes kesehatan mata 25.000
2. Penerbitan SIM C yang diperpanjang 120.000
3. Laminating 5.000

Pas jadinya 150.000 guys dan SIM gue  akan habis masa berlakunya di tahun 2024. Hmmm...5 tahunan ya sama seperti presiden yang sebentar lagi akan kita pilih.

So, jangan telat perpanjang SIM ya, telat sehari aja lo harus bikin baru di SATPAS Daan Mogot yang ada di Grogol. Cek SIM lo sekarang dan lihat kapan habis masa berlakunya.

Menjemput Hidayah Keselamatan Berlalulintas

Maret 14, 2019 Add Comment
Kematian yang terjadi pada millenial nggak cuma gara-gara putus cinta aja. Pemahaman akan keselamatan berlalulintas juga menjadi ‘investor’ yang turut menyumbang terjadinya peregangan nyawa di kalangan millenial.
keselamatan berlalulintas
Gue mau sedikit cerita nih pengalaman gue yang belum lama ini terjadi. Jadi, di sebuah jalan di daerah Condet, Jakarta Timur, waktu itu lagi nganter nyokap kalo nggak salah. Pas di pertigaan, gue mau belok kiri, tapi dari arah yang gue mau belok, ada motor yang tiba-tiba ngambil ‘lahan’ gue buat belok.

Untungnya gue nggak latah ya. Kalau gue latah bisa-bisa ngegas atau keluar kata-kata tidak sopan dari mulut gue.

Ini yang ngenes.



Dia gue lihat tuh pakaiannya rapih gitu. Kayak orang kantoran. Pake pantofel dan celana bahan yang nge-pres di paha deh. Lha gue pikir pasti orang kantoran yang begitu mah udah sarjana kan? Tapi, gelar kesarjanaan itu kayaknya sirna gitu aja kalau udah turun di jalan. Mulai dari ugal-ugalan sampai nggak menghargai hak pengendara lainnya.
keselamatan berlalulintas
Emang belum ada penelitian sih, apakah gelar sarjana itu punya pengaruh terhadap kewarasan seseorang dalam berkendara. Harusnya sih ada hubungannya. Kalau udah sarjana tapi tetap nggak punya perilaku keselamatan di jalan, sama juga bohong.

Kalah sama ojek online.

Kenapa ojek online? Dua penyedia jasa ojek online terbesar di Indonesia sangat menekankan keterampilan berkendara bagi para drivernya. Go-Jek menyediakan pelatihan safety driving yang bekerja sama dengan Rifat Drive Labs untuk keterampilan berkendara. Ini menjadi dasar supaya penumpang merasa aman dan nyaman ketika menggunakan jasa Go-Jek.


Begitu juga dengan Grab. Aplikator asal negeri Jiran ini mewajibkan semua orang yang ingin menjadi driver harus lulus tes seperti layaknya ujian SIM di kepolisian. Tujuannya ya tentu sama dengan kompetitornya.
keselamatan berlalulintas
Hanya saja, praktik di lapangan lebih banyak ketidaksesuaian. Banyak kok driver-driver yang lupa dengan aturan keselamatan di jalan. Mulai dari masuk jalur Busway hingga menerobos palang pintu kereta api. Terlepas dari permintaan penumpang, yang seharusnya si penumpang juga tahu tentang pentingnya keselamatan berlalulintas.

Nah, sekarang ini kan banyak millenial yang….hmmm….nyoba jadi driver ojek online (nyebut diri sendiri sih), sama millenial yang sering banget menggunakan aplikasi ojek online gitu kan? Jangan sampai buta dengan keselamatan berlalu lintas nih.

keselamatan berlalulintas
sumber infografik http://indonesiabaik.id/infografis/mari-patuhi-lalu-lintas-keselamatan-no-1
Kecelakaan menjadi penyumbang ke-2 dalam daftar urutan pembunuh manusia.

Ngeri nggak sih?

Enggak lah. Buktinya, kalau lo perhatiin di jalanan nih, motor dan mobil itu makin banyak jumlahnya. Jadi, jangan ngeluh jalanan makin macet yaks. Makin banyak kendaraan, bisa jadi jumlah kecelakaan lalu lintas makin banyak. Ini bisa kejadian kalau pengendara wabil khusus para millenial nggak sadar pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Gue bukannya menghakimi kalau millenial-lah biang keladi dari kecelakaan yang ada.

Nggak.

Gue cuma mau ngajak aja nih buat temen-temen pembaca blog gue ini buat sama-sama menjadi pengendara yang taat berlalu lintas. Bukannya gue nggak pernah buat kesalahan lalu lintas lho ya. Gue pernah kok masuk jalur busway dan ditilang pak polisi di daerah DI Panjaitan, Jakarta Timur. Ditilang karena nggak pake helm di daerah Pondok Bambu, Jakarta Timur juga pernah kok guys.

Seiring berjalannya waktu, karena gue juga makin tua ya, jadi sadar banget pentingnya berlalu lintas. Sebagai driver ojek online aktif, gue jadi belajar pentingnya pengetahuan lalu lintas. Adanya tanggung jawab membuat penumpang selamat sampai tujuan itu yang jadi motivasi gue.
keselamatan berlalulintas
Mungkin banyak momentum yang lo rasain menjadi titik balik buat sadar pentingnya keselamatan lalu lintas. Tiap orang beda-beda ya. Ada yang kapok kena tilang, kena kecelakaan, atau melihat kecelakaan juga bisa jadi motivasi tersendiri.

Pada intinya sih, generasi millenial wajib paham tentang etika keselamatan di jalan. Sebagai generasi penerus bangsa, ayolah jadi contoh yang baik di jalan. Jangan mudah terprovokasi pengendara lain ya mascoy. Keep safety riding!

Tidak Ada yang Bisa Mencegah Hoax, Kecuali Hati dan Pikiranmu

Februari 16, 2019 Add Comment
“Sebarkan SMS ini ke 10 nomor teman kamu, kamu akan mendapat rejeki yang tak terduga”. 

Langsung gue sebarin tuh SMS ke temen-temen SMA gue, pas banget 1 jam setelah selesai, pulsa gue habis. Ditambah motor gue ngerengek buat minta servis.  

“Mana rejekinya weiii?”, gue selalu tanya gitu seolah-olah menagih janji pada SMS bukan pada Yang Maha Kuasa.

Kalo lo pernah ngalamin hal yang sama, berarti gue ucapin, “Rasain lo kena hoax! Mang enak!”

Maaf guys kalo ngegas. Bahkan sampe sekarang sih kalo gue rasain nih, pesan  singkat semacam itu masih banyak berkeliaran mampir di aplikasi messaging yang terinstall di HP lo, maka itulah yang dinamakan hoax. 

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Hoax itu merupakan berita bohong yang seolah-olah dibuat benar. Dikutip dari antaranews.com, hoax pertama dicatat oleh Alexander Boese dalam “Museum of Hoaxes”. Dalam catatannya Boese mengatakan bahwa ada penanggalan palsu yang dibuat oleh Isaac Bickerstaff alias Jonathan Swift di tahun 1709. 

Kira-kira apa hubungannya ya dengan Taylor Swift??

Seiring berjalannya waktu, hoax-hoax itu berkembang dengan media penyampaian media yang berbeda-beda. Kalau dulu penyampaiannya mulut ke mulut, sekarang bisa menyebar dengan cepat hanya menggunakan jari di ponsel yang lo pegang.

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Kementerian Komunikasi dan Informasi pernah mencatat di tahun 2017 ada sekitar 800.000 situs yang terindikasi sebagai situs penyebar informasi palsu. Wah wah wah...orang Indonesia seneng banget ngibul ya? Sama kayak gue sih. Gue menanggap penulis-penulis blog kayak gue ini demen banget ngibul. Entah demi kebaikan atau ada tujuan lain.



Ngomong-ngomong soal tujuan nih, gue nulis artikel ini sebenernya nunggu momentum. Soalnya artikel ini bakal menyinggung masalah pemilu presiden yang bakal dilaksanain 17 April nanti. Lo tau sendiri kan, gimana atmosfer dunia politik Indonesia sekarang. Mulai dari perkataan di sosial media, perbuatan, sampai selfi pun harus hati-hati.


Lo selfi dengan mengacungkan satu jari, dikira pendukung Pak Jokowi. Lo selfi dengan gaya dua jari, dikira mendukung Pak Prabowo. Lah gue mah mending Selfi KDI.

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Ketauan kan gue angkatan berapa dan demenannya lagu apa.

Gue emang rada-rada heran sih sama pertarungan politik tahun ini. Kok hobi ya menebar hoax? Gue nggak mau menyudutkan salah satu pihak. Gue sih ngeliatnya gini, hoax dari tim A dibuat dan disebar sendiri. Gitu juga dengan hoax dari tim B. Mereka yang buat, mereka juga yang sebar. Nggak usah ditanya tentang tujuan deh, pasti jawabannya sama-sama menjatuhkan lawan politiknya dan supaya rakyat bisa memilih dia.



Terus, ujung-ujungnya pasti rakyat yang jadi korban kan? Ada rakyat yang seolah-olah taqlid buta terhadap pemimpinnya. Menjunjung pemimpinnya bak seorang rasul yang tak punya kesalahan. Padahal, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden itu manusia biasa.

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Sadar nggak sih kalo kita ini sedang ingin dipecah belah? Nggak tau oleh siapa yang jelas ada sebuah kekuatan besar yang ingin melihat Indonesia berantakan. Dulu, saat bangsa ini ingin merdeka dari penjajah, mereka bersatu. Suku dan agama pun melebur jadi satu. Nggak kebayang sih harmonisnya perjuangan mereka kala itu.

Coba bandingin sekarang deh.

Nggak usah jauh-jauh antarsuku dan antargama. Orang-orang yang agamanya sama di KTP pun saling menyinggung satu sama lain. Gunanya apa sih? Pasti menyalahkan gini, “Mereka duluan yang mulai”

Kalau gue bilang sih dua-duanya yang mulai. Kenapa? Ya karena merasa paling benar. Mereka menyebar hoax untuk saling menjatuhkan. 


Nah, inilah yang akhirnya bermuara juga ke pilihan calon pemimpin yang bakalan kita pilih. Padahal, bentrok antarkelompok ini bisa menjadi masif dan takutnya ada kejadian-kejadian yang tidak diinginkan itu terjadi.

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Gara-gara beda pilihan sama istri atau pacar lo, terus lo marah-marah dan ngambek. Murahan.
Gara-gara beda pilihan sama temen lo, terus lo nggak mau temenan lagi. Murahan.
Gara-gara beda pilihan sama rekan kerja, terus lo nggak mau kerja bareng. Murahan.

Emang gitu sih ya manusia murahan.

Sudah lah wankawanque…kalau ada berita-berita hoax terkait dua pasangan calon presiden dan wakil presiden dateng ke hadapan lo, gampangnya cuma bisa ditelaah dengan hati dan pikiran yang jernih. Jangan pernah menganggap calon pilihan lo itu sempurna. 

cegah hoax dengan hati dan pikiran - meme tedy rizkha heryansyah

Hanya gara-gara berita yang belum tentu benar, jangan sampai deh hubungan sosial lo renggang. Beda pilihan itu wajar guys, yang nggak wajar itu lo maki-maki pilihan orang lain. Ngapain coba lo nyinyirin pilihan orang? Belum tentu juga pilihan lo itu baik.

Salam, jangan baper.

Cerita Driver Ojek Online: Penumpang Mesra

Februari 09, 2019 Add Comment
Sepertinya udah lama banget nih gue nggak update cerita-cerita seru tentang penumpang ojek online. Eh, buat lo yang baca tulisan ini jangan tersinggung ya. Gue nggak maksut buat mengintimidasi atau menyudutkan salah satu atau beberapa pihak. Gue cuma pengen berbagi kisah yang….

meme blogbangbot - cerita driver ojek online

Seru? Emm...iya

Lucu? Emm...nggak juga sih

Serem? 

IYA. PAKE BANGET.

Bukan masalah ketemu sama hantu atau dimarahin sama nyokap. Begini, gue jelasin dari awal dulu ya. Sebelumnya mau gue ceritain dulu nih. Gue itu punya pekerjaan sampingan di kala bosan yakni menjadi driver salah satu ojek online. Biasanya sih gue ngojek online itu ada di 2 waktu.

Pertama, kalo gue butuh bensin. Namanya motor kan dipake wara-wiri ke tempat kerja jadi butuh duit bensin ya. Daripada ngambil jatah dari gaji bulanan, mending gue nyari dari orang yang mau “bayarin” bensin gue (baca: penumpang). Kalau hitung-hitungan sih, isi bensin 30ribu bisa buat 3 atau 4 hari kan, nah itu bisa didapetin dari 3 penumpang aja lho.

Kedua, kalo gue suntuk di rumah. Orang mah pada istirahat kan ya kalo capek, nonton yutup, sama pacaran. Lha, gue aja pacar nggak punya, kuota internet miskin, jadi mending jalan-jalan aja sekalian dibayarin. Ketemu orang baru, cerita baru, dan tentunya….hmmm...sifat atau kebiasaan dari tiap-tiap orang. Kebetulan cerita yang mau gue tulis ini masuk dalam kategori poin yang kedua guys. 

Sudah siap?


Aduh gue belom siap nih, takut dicaci maki sama pembaca. Soalnya ini gimana ya? Bingung.

Oke, gue pernah dapet penumpang…..penyuka sesama jenis. 

Lesbian? Homo? atau dua-duanya?

HOMO.

meme blogbangbot - cerita driver ojek online

Gue sih emang menyadari kalau lagi musim nih orang-orang menyukai sesama jenis. Eh, ngggak lagi musim juga, dari zaman penjajahan sebelum kemerdekaan juga orang homo dan lesbian ini juga udah marak kok kayak pasar malem. 

Kembali ke cerita penumpang gue yak.

Waktu itu hari Sabtu sore di daerah Sudirman-Thamrin kalo nggak salah (berarti bener dong?). Setelah jalan-jalan dari pagi dan mendapat beberapa penumpang, gue putusin mau cari arah pulang ah. Jadi, rencananya sebelum magrib itu udah di rumah.

“Oke, cari arah pulang” gue udah niat kayak gitu guys dalam hati. 

Nunggu sekitar 5 menit, dapet deh tuh orderan masuk ke arah Stasiun Manggarai. Gue ambil tuh orderan, baru muncul namanya. Cowok. Gue masih berpikir ah sama aja kayak cowok yang lain. Gue kasih informasi nih kalo gue ada di depan gedung A mau ke lokasi. Terus dia balas pake baju warna ini, celana ini. Gue samper tuh ke lokasi. 

Baik-baik aja kok kayak cowok umumnya. Nggak ngondek, nggak cucok, pokoknya biasa aja deh. Gue pastiin dong dengan panggil nama sesuai aplikasi, “Mas D ya?”

Orangnya ngangguk. Gue tawarin masker dan penutup rambut tapi nggak mau. Maunya langsung helm aja. Yaudah langsung gue kasih dan cus berangkat ke Stasiun Manggarai. Gue ngambil rute ngelewatin Halimun - Ps. Rumput - Manggarai. Kenapa? Tracknya lurus dan nggak macet. Sayangnya, “kejadian” itu dimulai dari sini.

Jadi, selama perjalanan itu emang bisa dibilang ramai lancar lah ya. Tapi, ada satu kesempatan nih, gue ngerem sedikit mendadak. Nah, tuh selangkangan penumpang maju dan nempel di bokong gue. Terus gue berpikiran positif dong ya, bakalan mundur nih kayak penumpang-penumpang lain. Dan taunya………

meme blogbangbot - cerita driver ojek online

“Mampuslah gue” dalam hati udah ngomong gitu aja dah. Dosa apa nih gue sama emak gue dapet penumpang begini. Gue inisiatif deh agak maju dari posisi duduk gue di awal. Lanjut lagi jalannya. Jarak udah kurang dari 1 KM lagi sampe nih. Masuk wilayah Manggarai emang agak padet jadi lebih sering pake rem kan ya? Disitu si penumpang maju lagi duduknya.


meme blogbangbot - cerita driver ojek online

Makin nempel aja nih orang. Yaudah deh gue lansung tancap gas, selip sana sini. Dalam benak gue “Bodo amat dah tabrakan-tabrakan dah”. Kalo lo cowok normal nih, bayangin rasanya boncengin temen lo cowok juga nih. Terus  bokong lo ditempelin sesuatu sampe selangkangan temen lo yang cowok itu nempel ke paha. Pasti berpikir…..MALAIKAT IZRAIL AKAN SEGERA DATANG!!!

Sampe di Stasiun Manggarai si penumpang itu turun dan bilang gini guys, “Mas nomer HP nya berapa?”

Gue langsung jawab, “Maaf mas saya kebelet”

Helm gue ambil dan langsung ngacir. Oh iya...hampir lupa menyelesaikan orderan di HP gue. Takutnya beneran nyatet nomer HP gue. Wah kalo beneran nyatet, bisa-bisa gue nggak bakalan hidup lama guys. Untung dia bayar pake uang nontunai. Kalo pake cash, bisa-bisa berlanjut di adegan yang lebih panas lagi nih.

Doain gue nggak kenapa-kenapa ya dan mari doakan si penumpang itu bisa sembuh.

Pilihan Investasi Bagi Penganut Hedonisme

Desember 18, 2018 Add Comment
Nggak ada yang salah sih ketika lo pengen ini dan itu. Terlebih belum lama ini ada Harbolnas kan? Nah, momen kayak gini ini sangat ditunggu bagi beberapa orang. Harga murah, gratis ongkos kirim, ditambah lagi promo lainnya. Makanya gue nggak heran sih kalau gue selalu gagal mendapat harga murah dari barang-barang mahal.

investasi bagi hedonisme
Di salah satu marketplace ada tuh handphone atau elektronik apa gitu namanya, lupa gue, dijual dengan harga Rp11.000, siapa coba yang nggak mau lo beli HP dengan harga segitu? Sekarang mah sebelas ribu di tempat gue cuma bisa dapet bubur semangkok sama sate usus buat sarapan. Lah ini ada HP dan barang-barang lainnya dengan harga segitu. Wajar sih kalau banyak peminatnya. 

Dari momen seperti itu, menurut gue, menimbulkan bibit-bibit hedon guys. Lo tertarik nih dengan harga murah dari suatu barang, lo putusin buat beli padahal nggak butuh-butuh banget. Misalnya ada harga rice cooker dengan harga 11 ribu, padahal di rumah lo rice cooker numpuk, terus lo tetep beli dah tuh barang karena tergiur dengan digit angka yang menggoda seperti artis.......siapa ya....Aura Kasih...!
pilihan investasi

Setelah sadar kalau barang yang dibeli itu nggak terlalu dibutuhin baru deh terucap kata-kata beruntai berlian seperti ini,

“Ah...kenapa gue beli ini ya. Harusnya gue tabung”

“Nggak perlu banget, tau gitu bisa buat gue alokasiin ke hal yang lain”

“Rice cookernya jelek”

“Rice cookernya rusak”

Tapi, nggak sedikit juga yang bakal bilang gini,

“Yes. Gue dapet rice cooker murah”

“Horeee gue menang flashsale”

“Enak nih kayaknya rice cooker flashsale gue jual dengan harga normal”

Kalau dalam pikiran lo isinya bisnis, lo jual lagi deh tuh rice cooker dengan harga normal. Dapet untung kan? Terus untungnya buat ikutan flashsale lagi? Pada bae...kepriwe sih..??

investasi hedonisme
Gini, gue coba mau kasih tips buat lo nih yang menganggap diri lo hedon. Sadar diri gitu maksudnya kalo ada jiwa ke-hedon-an. Gue mau kasih tau kalau orang hedon itu juga bisa nabung dan berinvestasi lho. Gue akan coba sharing tentang pilihan berinvestasi yang sekiranya cocok nih. Cocok dalam artian buat lo yang suka belanja hal-hal yang nggak perlu-perlu banget.

“Berarti lo hedon Ted?”

Iya.

Gue hedon banget kalo masalah otomotif khususnya motor. Nggak ngoprek atau ganti mesin, cuma beli hal-hal krucil aja yang sebenernya nggak urgent kayak semir ban, lampu LED, sarung tangan, masker, helm, sampe fuel cleaner. So, ini alternatif investasi yang bisa lo pilih bagi penganut hedonisme.

1. Menabung Emas
Emangnya cuma uang aja yang bisa ditabung? Emas juga lho. Lo bisa nih menyisihkan pendapatan dalam sebulan buat beli 1-2 gram emas. Bisa langsung datengin toko emas. Pilih dah mau emas berapa karat. Bentuknya juga bebas terserah lo, mau cincin, anting, kalung, atau mahkota juga boleh kok.

Selain pergi ke toko emas, nabung emas juga bisa dilakukan di pom bensin.......

Maksudnya, dari pom bensin habis itu lanjut ke Pegadaian guys. Di Pegadaian nggak cuma jual dan gadai emas aja lho. Ada program Tabungan Emas namanya. Sekitar 3 tahun yang lalu gue coba produk tabungan emas dari Pegadaian. Sistemnya itu lo nyetor duit ke Pegadaian buat dicatat dan dikonversikan ke bentuk emas. 

menabung emas pegadaian
Oh iya, tabungan emas ini emasnya 24 karat ya. Jadi, misal lo nyetor Rp500.000 nih, nah kebetulan di hari itu harga 1 gram emas 24 karat juga Rp500.000, otomatis di buku lo bakal tercatat lo sudah menabung 1 gram emas. 

Gimana? Pilihan investasi pertama? Terasa berat? Oke coba lanjut ke investasi yang kedua ya guys. Kali aja makin berat buat lo....berat di awal tapi manis hasilnya.

2. Deposito 
Untuk pilihan investasi nomer 2 ini kayaknya nggak asing deh di telinga lo. Salah satu dari produk bank ini menawarkan jasa ‘penitipan’ uang dengan bunga dan/atau bagi hasil bagi nasabahnya. Tidak ada potongan bulanan dan tentunya persentase bunga dan/atau bagi hasil yang lebih besar dari tabungan biasa jadi alasan utama orang mengambil produk ini.

Tapi, duit yang lo titipin ini nggak bisa diambil seenak udele dewe. Ada waktu tertentu (jatuh tempo) uang bisa diambil. Jadi, pilihan investasi model kayak gini cocok buat lo yang punya uang cukup besar buat dititipin dan hasil bunga/bagi hasilnya bisa buat jajan-jajan.

Masalahnya, dari mana uang buat bikin deposito? Jual motor? Jual HP?

Iya. Nggak jual diri ini kan? Tapi, lo nggak usah pusing deh mikin buat buka deposito. Ada beberapa bank yang pernah gue coba dan ini minimal dana yang harus lo siapin.
deposito bank

Gue bukan menjerumuskan lo ke bank syariah ya guys. Cuma dari pengalaman yang udah gue dapet, nominal awal buat buka deposito yang kecil-kecil itu ya dari bank syariah, kalo dibandingin sama bank konvensional. Kembali lagi ya, bunga/bagi hasil dari deposito bergantung sama jumlah uang yang lo titipin. Semakin gede nominal ya otomatis semakin gede juga persentase bunga dan/atau bagi hasilnya.

Udah dua pilihan investasi nih. Sudah punya ancang-ancang mau pilih yang mana? Atau penasaran sama yang ketiga? Cuss...

3. Reksadana
Jujur aja nih guys, gue belom lama menekuni investasi ini, baru setahun terakhir aja. Gue searching sana sini, googling sana sini, cari cewek sana sini......

Astagfirullah.....nggak sadar kalau udah punya istri.....


Yaps, gue sempet cari-cari reksadana yang cocok sama kantong gue. Ada yang Rp100.000 sampe Rp200.000 tuh. Waduh....pusing juga ya....harus nyisihin uang segitu padahal gue hedon...

Akhirnya nemu juga nih penyedia reksadana yang ngeluarin nominalnya cuma Rp10.000 aja udah bisa beli reksadana. Coba cek Manulife Asset Manajemen deh. (Nanti bakal gue tulis juga tentang reksadana, kalo inget) Ada beberapa pilihan reksadana yang nominal setornya itu sepuluh ribu rupiah guys.

reksadana manulife
Cara investasinya gampang banget. Kalo gue sih gini, berhubung gue ikut dua produk reksadana yang nominalnya 10 ribu, jadi tiap minggu gue sisihin 20 ribu buat beli unit reksadananya. Nggak kerasa kan? Kalau satu bulan ada 4 minggu, berarti gue nyisihin 80 ribu untuk dua produk reksadana.

“Reksadana itu apaan sih?”

Simpelnya sih reksadana itu kumpulan dana yang dikelola buat ngebeli saham, obligasi, atau instrumen keuangan lain. Yaaa bisa dibilang, reksadana itu dana urunan atau gabungan buat beli saham. 

Dari ketiga alternatif investasi di atas pastinya punya banyak kekurangan dan kelebihan dong. Nah, sekarang tinggal lo mau pilih yang mana deh. Alhamdulillah gue udah diberikan kesempatan buat ngerasain ketiganya. Perlu diingat juga nih tujuan dari investasi lo itu apa. Soalnya tujuan juga memengaruhi jenis investasinya. Dulu, gue pake tabungan emas buat ngumpulin maskawin buat mahar. Pilih deposito buat DP kendaraan dan reksadana buat investasi dari sisaan duit jajan aja. 

Alasannya emang nggak masuk akal ya kalau reksadana? Ya gitu deh, gue belom terlalu lama coba instrumen investasi yang ketiga ini guys, jadi masih minim info. So, keputusan ada di tangan Anda. 

Beli Motor Bekas: 5 Poin yang Harus Dicermati Calon Pembeli

November 25, 2018 Add Comment
Enam tahun yang lalu gue salah satu cowok yang seneng banget naik kuda besi tipe sport. Rasanya gimanaa gitu, berasa ganteng aja. Padahal mah gue naik motor sport pun kegantengan gue nggak bertambah juga sih. Emang dasarnya udah jelek bawaan lahir mah jelek aja. Jadi, mau naik motor sport apa pun tetap terlihat jelek.

5 poin beli motor bekas
Yamaha YZF R1
(sumber gambar: libbymotoworld.com)

Seiring berjalannya waktu, tuh motor gue jual dan mutusin buat beli motor bekas dengan tipe bebek. Semua ini karena kemacetan yang parah dan bikin tangan gue pegel karena harus mainin kopling. Gimana nggak mau pegel? Coba bayangin dari daerah Halim di Jakarta Timur, harus menempuh lebih kurang 2 jam untuk sampai daerah Pluit, Jakarta Utara.

5 poin beli motor bekas
Grafik Kendaraan Bermotor DKI Jakarta
(sumber data: ptsp.jakarta.go.id)

Kalau dilihat dari grafik tersebut, 2 tahun yang lalu, jumlah kendaraan bermotor di Jakarta menyentuh angka 18.000 tuh. Dominasi paling banyak masih dipegang oleh roda dua. Ini karena motor merupakan moda transportasi yang paling efisien baik dari segi waktu dan pengeluaran biaya perawatan. 

Gue akhirnya memutuskan beli motor bebek bekas nih guys. Gue sih punya pemikiran gini, kalau lo beli motor baru kan otomatis harus nyisihin uang tiap bulan kan? Daripada disisihin tiap bulan, mending lo sabar nih terus tabung dulu duitnya buat ambil motor bekas dan bayar langsung secara cash tanpa utang sana-sini. Lebih ringan kan?

Nggak selamanya motor bekas itu jelek lho. Masih banyak motor bekas yang kualitasnnya nggak kalah sama motor yang baru keluar dari kandang (baca: dealer). Nah, Biar nggak menyesal beli motor bekas, gue bakal berbagi pengalaman nih tentang cara dan beberapa poin penting kalau lo mutusin buat beli motor bekas. Ada 5 poin penting menurut gue yang bisa lo jadiin acuan sebelum deal dengan pemilik motor bekas. Apa saja 5 poin itu?

1.Pilih Sesuai Kemampuan
Ketika lo mau beli motor itu pasti ingin menunjang mobilitas lo kan? Tapi, perlu pertimbangan aspek lain misalnya biaya perawatan nantinya. Hmmm...atau mungkin kayak gue yang seneng cari motor yang nggak bikin pegel. Lo bisa tuh pilih matic atau bebek. Kalau lo seneng kebut-kebutan sama pengen bergaya, bisa pilih motor sport.

Baik motor matic, bebek, atau sport kesemuanya kembali lagi harus disesuaikan dengan dana yang lo punya. Kalau orang Jawa bilang itu jangan ngoyo (maksain) guys. 

5 poin beli motor bekas

Jangan iri ya Mblo
(sumber gambar: seleb.tempo.co)

2.Surat-Surat Kendaraan
Nggak mau kan lo beli motor tapi jadi buronan polisi? Hal kayak gitu bisa terjadi kalau lo beli motor bekas tapi dari hasil curian. Nah, biar nggak kejadian kayak gitu, lo harus pastiin kalau motor bekas yang lo beli itu surat-suratnya harus dan wajib lengkap. Surat-surat motor yang lengkap itu terdiri dari STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) dan BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor). Kalau lo beli motor bekas yang surat-suratnya nggak lengkap, pas ada razia polisi bisa kelar hidup lo.

Nah, selain STNK dan BPKB lengkap, pastikan juga pajaknya hidup. Banyak lho motor bekas yang emang dijual sama pemiliknya tapi pajak tahunannya dibiarin nunggak atau telat bayar. Awas guys, kalau lo beli motor bekas yang pajak tahunannya telat bayar, pas lo mau balik nama bisa-bisa jumlah yang lo bayar gede banget karena denda telat bayar pajaknya.

3. Kondisi Mesin
Setelah mengecek surat-surat dan dipastikan lengkap, sekarang pindah ya pengecekannya ke sektor mesin. Bagi lo yang sedikit banyak tahu tentang mesin otomotif mah ini perkara yang gampang. Nah, kalau lo bukan termasuk orang tahu tentang dunia permesinan, lo bisa minta tolong temen lo buat bantu ngecekin mesin.

Gue pribadi punya beberapa tips singkat terkait pengecekan mesin motor. Yaaa meski gue bukan montir, tapi sedikit-sedikit bisa lah ngerasain mana motor enak dipakai atau nggak enak dipakai. Tipsnya ialah

  • Nyalain motor dan dengerin suaranya sama stabil nggak putaran mesinnya. Kalau ngadat-ngadat, bisa jadi injeksi atau karburatornya kotor. Nah kalau buat suara mesin juga lo harus dengerin. Suaranya kasar? Atau berisik kayak murid di kelas pas lagi nggak ada guru? Kalau suaranya halus, lanjut ke poin berikutnya.
  • Mesin masih kondisi nyala ya. Tutup lubang knalpot. Dengerin lagi suaranya. Halus atau kasar? Sama cek juga mesinnya mati apa nggak. Kalau pas lo tutup lubang knalpotnya tuh motor langsung mati, berarti lo harus servis besar alias turun mesin tuh motor. Bisa jadi ada masalah di piston, silinder, atau klepnya.
5 poin beli motor bekas
Cara cek mesin yang salah
(sumber gambar: dokumentasi pribadi)
  • Poin ketiga, lihat bagian bawah mesin. Ada rembesan oli apa nggak. Kalau ada rembesan oli, berarti kemungkinan beberapa bagian perekat seperti sil karet dan baut ada yang emang harus diganti.

Tiga poin tadi harus dan wajib lo lakuin guys kalau pas lagi ngecek motor bekas yang mau lo beli. Gue sangat open to discuss ya kalau lo mau tanya-tanya. Lanjut ke bagian lain ya setelah sektor mesin, lo harus cek sektor kelistrikan.

5 poin beli motor bekas
Illustrasi turun mesin
(sumber gambar: bintangotomotif.com)

4. Kondisi Kelistrikan
Kelistrikan sepeda motor itu nggak cuma lampu doang yang harus nyala dan berfungsi normal. Lo bisa nyalain motor pakai stater tangan juga termasuk kondisi kelistrikan yang harus lo cek. Selain itu, jangan lupa penyuplai listrik seperti accu (baca: aki) dan kiprok nggak ada salahnya dicek. Gue pribadi sih pas beli motor bekas kemaren nggak ngecek accu dan kiproknya. Asal bisa dinyalain pake stater tangan menurut gue udah OK. Wehehehe...jangan diikutin ya guys.

5. Kondisi Body, Ban, dan Bagian Lainnya
Poin kelima yang harus lo cermati ialah bagian-bagian sepeda motor yang kasat mata. Misal, ban yang udah  mulai gundul, body yang lecet, atau bagian-bagian lain yang bisa dilihat langsung. Gue sih menilai kalau di poin inilah banyak printilan-printilan yang nggak kerasa pengeluarannya buat ganti tau-tau udah banyak aja. Banyak lho calon pembeli yang nggak mau cek printilan-printilan tersebut, tau-tau beberapa bulan setelah beli baru sadar kalau ternyata motor tersebut bekas kecelakaan.


Gue pribadi sih kalau poin 1 sampai 4 itu nggak bisa ditawar-tawar lagi. Harus dan kudu bagus. Nah, lo bisa melancarkan nego memanfaatkan celah di poin kelima ini guys. Harga yang dipatok sama penjual motor bekas bisa aja lo nego. Ban yang mulai gundul, body lecet, atau bagian lain yang harus diganti, bisa jadi “senjata” untuk menego penjual.

5 poin beli motor bekas
Efek pusing setelah tahu kalau motor bekas itu banyak jajannya
(sumber gambar: instagram.com/bukantedy)

Gimana guys setelah baca celotehan gue tentang poin-poin yang harus lo cermati saat mau beli motor bekas? Kendaraan nggak mesti baru kok. Kalau yang bekas aja masih banyak yang berkualitas, jangan buang-buang uang buat beli yang baru. Cicilan perbulan bisa buat nyicil perbaikan motor bekas yang lo beli kan? Mulai sekarang, jangan takut ya buat beli motor bekas. 

Pariwisata dan APBD, Ada Apa dengan Mereka Berdua?

November 10, 2018 Add Comment
pariwisata dan apbd

Gue bersyukur bisa mengikuti perhelatan IDEAFEST pada tanggal 26-27 Oktober yang lalu. Meski hanya sempat ikut di hari pelaksanaan yang kedua, tapi banyak banget informasi yang gue dapet. Salah satunya tentang perkembangan ekonomi kreatif yang ternyata bisa membangun pariwisata. Waktu itu, bapak menteri pariwisata, Bapak Arief Yahya menyatakan bahwa ada tiga penyokong ekonomi kreatif dalam bidang pariwisata.

Ada tiga faktor yang memang harus dikembangkan dalam menyokong pembangunan pariwisata daerah-daerah di Indonesia yakni, kuliner, fashion, dan kerajinan. Ketiga faktor itu saling berkolaborasi membangun pariwisata di sebuah daerah.
Masih belom kebayang?

Gini guys, sekarang lo bayangin kalo lo lagi berkunjung ke sebuah daerah, anggaplah Banyuwangi. Lo mengunjungi kota paling timur di Pulau Jawa ini untuk berekreasi. Menikmati keindahan alamnya, menikmati kekayaan budayanya, dan lain sebagainya. Ketika lo berkunjung ke Banyuwangi, lo nggak mungkin deh kalo nggak pengen cobain makanan khas daerah Banyuwangi. Ya kan?
pariwisata dan apbd


Sepertinya nggak ada deh orang yang berkunjung ke sebuah daerah wisata, terus nggak coba makanan khas daerah wisata tersebut. Dijamin nyesel sih. 

Oke, selain makanan apalagi?

Buah tangan khas daerah wisata?

Yaps, bener banget. Sebelum balik lagi ke kota asal, lo pasti datengin pusat oleh-oleh kan? Apa yang lo beli? Pakaian? Kerajinan tangan? Hmmm....atau mungkin kue khas daerah tersebut? Secara nggak sadar, dari satu sektor saja, yakni pariwisata, sudah bisa memberikan efek yang luar biasa untuk perkembangan ekonomi kreatif bagi masyarakat di daerah tersebut.  

pariwisata dan apbd

Maka dari itu, sektor pariwisata jangan diremehkan. Pariwisata yang berkembang maju di sebuah daerah menjadi sebuah ciri kalau pemerintah daerah tersebut bisa memanfaatkan APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) dengan baik.

Gini guys, fungsi APBD itu ada 5 yakni:
1. Fungsi perencanaan
2. Fungsi pengawasan
3. Fungsi alokasi
4. Fungsi distribusi
5. Fungsi stabilisasi

Nah, dari kelima fungsi tersebut, membangun pariwisata daerah merupakan bentuk dari fungsi alokasi. Fungsi ini bisa disebut sebagai fungsi yang berusaha menyediakan barang untuk publik. Fungsi ini lebih erat kaitannya dengan sektor pembangunan.

Coba kita tengok APBD Banyuwangi deh guys. Anggaran tahun 2018 dialokasikan paling besar ke sektor pendidikan.
pariwisata dan apbd

“Lha, kenapa nggak ke pariwisata aja?”

Kan pemerintah Banyuwangi punya rencana prioritas guys. Coba lihat deh fungsi pertama dari APBD yang udah gue tulis tadi. Ada yang namanya fungsi perencanaan. Fungsi ini disebut juga dengan fungsi otorisasi. Fungsi ini menekankan pada rencana daerah dalam pelaksanaan tahun anggaran yang akan berjalan. 

Ada benarnya juga pemerintah provinsi Banyuwangi lebih menekankan sektor pendidikan sebagai fokus dari APBD 2018. Kenapa? Menurut gue, pariwisata Banyuwangi itu udah keren banget guys. Jadi wajar dong kalau pemerintah kota Banyuwangi di tahun 2018 ini menaruh fokus yang lebih besar pada pendidikan. 

Beberapa waktu yang lalu kan sempet ada tuh anggota DPRD yang jumlahnya nggak tanggung-tanggung melakukan korupsi APBD-P Kota Malang. Hmmm....kok bisa ya? Padahal gaji mereka kan udah gede dibandingin gue yang cuma recehan ini. Tapi kenapa kok masih aja ya doyan korupsi?

pariwisata dan apbd

Ah bodo amat deh sama anggota dewan yang korupsi itu, yang jelas kalo nanti lo jadi anggota dewan nih, jangan sampai korupsi APBD deh. Nanti, fungsi-fungsi APBD yang seharusnya bisa berjalan dengan baik, eh malah terganggu.

For your info guys kenapa sih gue ngangkat Banyuwangi? Apa karena gue orang Banyuwangi?

Bukan.

Gue cuma berharap aja suatu saat bisa berkunjung ke destinasi wisata di Banyuwangi dan melihat langsung bukti nyata dari pengelolaan APBD pemerintah Banyuwangi dalam mengembangkan potensi pariwisatanya.

Mau Sewa Apartemen di Jakarta? Coba PDKT Aja Sama Jendela360.com

November 07, 2018 10 Comments
jendela360 - sewa apartemen jakartaKita semua sudah sepakat bahwa salah satu kebutuhan primer manusia ialah papan. Yaps, lo pasti bisa ngebayangin deh misalnya kebutuhan primer tersebut nggak kepenuhi salah satunya. Apa yang bakal terjadi? Lo punya pakaian, lo bisa makan, tapi lo nggak punya tempat tinggal. Rasanya sih di zaman seperti sekarang ini nggak gampang cari tempat tinggal. Terlebih di daerah metropolitan seperti Jakarta.

Harga tanah dan harga rumah pun melambung jauh terbang tinggi bersama mimpi….

Palingan generasi millenial sekarang terpaksa memilih hunian di pinggiran Jakarta. Ada banyak varian pilihan sih mulai dari komplek perumahan yang punya banyak blok hingga cluster. Memang banyak promo-promo hunian murah, tapi coba lihat dari segi harga. Buat ngasih uang mukanya aja cukup besar. Belum lagi cicilan yang harus dibayar hingga belasan tahun. Hmmmm…..hidup segan, mati tak mau.

jendela360 - sewa apartemen jakarta

“So, lo punya solusi Ted?”

Gini guys, di artikel kali ini gue bakal ngasih tau info nih buat lo yang pengen punya tempat tinggal dengan harga terjangkau.

“Pasti lo jadi agen marketing perumahan gitu deh”

Bukan wei!!

“Pasti lo mau nginfoin tentang kos-kosan deh”

Lebih dari kos-kosan guys. Ini mau gue infoin buat lo yang punya niatan buat sewa apartemen di Jakarta. Iya beneran info tentang sewa apartemen.

Apa yang kebayang ketika mendengar kata “sewa apartemen”?

Mahal?

Ribet?

Semua keraguan lo bakalan sirna kalo lo udah tahu ada sebuah situs yang menyajikan informasi tentang sewa apartemen, namanya Jendela360. Pasti beberapa di antara kalian ada yang bertanya-tanya nih, “Apaan tuh Jendela360?”

Jendela360 itu start-up yang fokus pada bidang properti penyewaan apartemen di Jakarta. Jendela 360 hadir sebagai solusi yang tepat buat lo yang pengen cepat dan mudah dalam mencari lokasi sewa apartemen di Jakarta, Sekarang kan udah zamannya online guys, jadi gue rasa situs Jendela360.com ini bisa jadi sumber rujukan lo sebelum sewa apartemen.

jendela360 - sewa apartemen jakarta

Banyak banget sih pilihan lokasi sewa apartemen yang bisa lo pilih. Misalnya nih lo mau sewa yang deket tempat kerja lo di Tebet. Bisa tuh lo cari-cari sewa apartemen di Tebet atau kalau tempat kerja lo ada di pusat kota Jakarta bisa lo pilih sewa apartemen Sudirman Park.

Millenial sekarang emang ditawarkan kemudahan sih ya? Bayangin aja deh, ketika lo pengen sewa sebuah apartemen buat tempat tinggal, lo nggak perlu datang langsung buat lihat lokasinya. Terlebih lagi di Jendela360, tampilan foto yang ada di situs itu bisa lo lihat secara online.

“Yaaahh...semua agen properti mah juga nampilin foto Ted”

EH...SABAR BOS PENJELASAN GUE BELOM KELAR.

Di Jendela360 itu, lo bisa melakukan virtual tour guys. Lo bisa merasakan seolah-olah berkunjung langsung ke unit apartemen tersebut. Bayangin deh, kemudahan kayak gini kayaknya nggak bisa lo temuin di agen properti pada umumnya deh.
jendela360 - sewa apartemen jakarta

Masalah harga juga nggak perlu khawatir nih guys. Di website Jendela360 itu semua harga yang muncul di website itu udah transparan. Nggak ada biaya-biaya yang ditutupin sama pihak yang menawarkan sewa apartemen ataupun Jendela360 itu sendiri.

jendela360 - sewa apartemen jakarta

Kalau lo udah nemuin apartemen yang cocok, sekarang saatnya bayar nih. Masa mau sewa tapi nggak bayar sih? Emangnya apartemen punya mbahmu opo….

Jangan bingung masalah pembayaran guys. Di Jendela360 ini punya solusi buat cara pembayarannya. Kalau sewa apartemen pada umumnya kan harus bayar full selama satu tahun di muka kan? Nah, kalau di Jendela360 itu cicilannya itu NOL PERSEN!

Lo bisa bayar lewat kartu kredit baik yang berlogo Visa/MasterCard. Artinya, calon penyewa bisa bayar sewa apartemen secara bulanan kayak bayar kos-kosan gitu.

jendela360 - sewa apartemen jakarta

Gimana? Kurang enak apalagi coba? Semua transaksi bisa dilakukan secara online. Mulai dari cari apartemennya, bookingnya, sampai bayarnya juga gampang banget kan?

Oh iya selain buat para pencari sewa apartemen, di Jendela360 ini juga memberikan kemudahan buat lo yang udah punya apartemen tapi nggak ditempatin nih. Bisa tuh ditawarkan via Jendela360. Lo nggak perlu takut repot dengan prosedurnya guys. Jendela360 ini bakal ngurusin semuanya secara profesional dong pastinya. Mulai dari pengambilan foto, membuat daftar unitnya, menerima kunjungan dari calon penyewa, sampai serah terima unit apartemen. Semua akan diurus di Jendela360 dengan baik.

“Pasti ada biaya pasang iklan deh? Nggak mungkin gratis. Jendela360 kan juga pengen untung”

Iya. Pastinya sebuah perusahaan pengen dapet untung dong. Coba lo cari ke belahan planet lain, emangnya ada perusahaan yang pengen dapet rugi?

Di Jendela360 ini biaya pasang iklannya sebesar NOL RUPIAH. Iya, dengan kata lain gratis tis tis tis. Jendela360 cuma ngambil komisi 5%dari nilai sewa unit yang lo tawarin.

jendela360 - sewa apartemen jakarta

Komisi tersebut cuma diambil kalau unit tersebut sudah berhasil tersewa. Kalau belum ada yang berminat sewa ya Jendela360 nggak bakal ngambil komisi. Enak kan?

Udah deh...tunggu apa lagi sih? Mau sewa apartemen di Jakarta? Ya paling gampang pakai situs Jendela360 dong. Solusi paling ideal buat lo yang mau cari sewa apartemen di Jakarta.
BangBot. Diberdayakan oleh Blogger.