Optimasi Konten SEO, Apa yang Perlu Diperhatikan?

bagaimana cara optimasi konten seo yang tepat

Entah blogger, writer, atau apapun pekerjaan yang berhubungan dengan persoalan konten SEO pasti berpikir gimana cara optimasi yang tepat? Karena dengan optimasi yang tepat, konten yang ditulis bisa dapat peringkat tuh di Google dan otomatis makin banyak yang liat kontennya, makin cepat pula informasi yang disampaikan.

Di artikel singkat kali ini, gue mau coba bagiin pengalaman aja nih terkait hal yang kiranya perlu diperhatikan buat optimasi konten SEO. Sekali lagi, ini hanya sekadar cerita sharing pengalaman aja ya guys. Selamat membaca.

Menentukan Jenis Konten

Saat lo bikin sebuah blog atau situs apa pun, pastiin jenis konten yang lo buat itu bertema atau ber-niche apa. Gue pernah pegang beberapa situs dengan tema pendidikan, keuangan, sampai otomotif. Nah, dari penentuan tema itu lo bisa ngira-ngira berapa konten yang bisa diproduksi. Nanti, di bawah kita akan bahas beberapa cara produksi artikel.

Bicara Isi Konten

Ini sudah harga mati dan ngga bisa ditawar-tawar lagi ya. Bahwasanya, artikel yang baik itu yang bisa dipahami oleh manusia. Kan yang baca manusia bukan jin toh? 

"Eh tapi, google kan robot yang bisa baca artikel kita juga?"

Nah iya bener, tau google punya robot yang bisa crawl artikel kita, tapi sekarang robot google tuh pinter. Bahkan jangan-jangan kalo lo ikut adu tes matematika atau Bahasa Indoneia, malah lebih paham robot google dibanding lo.

Makanya gue bilang kan, isi konten dalam tulisan lo itu harus informatif dan menghibur lah. Sekarang ini jarang banget platform situs online yang isinya artikel menghibur gitu meski informasi yang disampaikan bersifat informatif.

Sama satu lagi, jangan muter-muter kalo bikin tulisan. Diulang lagi aja teross pembahasannya

Panjang Pendek Tulisan

Ngga ada hukum pasti di google harus berapa kata. Kalo lo terbiasa pakai plugin SEO macam Yoast dan RankMath pasti disuguhkan kalau artikel yang baik itu minimal sekian ratus kata. Jumlah paragrafnya harus sekian, dan tetek bengek lain. Kalo menurut opini gue sendiri nih, plugin seperti itu tidak wajib diikuti 100% lho. Balik lagi ke kreativitas lo semua. Banyak kok kejadian, artikel 1000 kata, kalah sama yang cuma 400 atau 500 kata.

Balik lagi ke poin isi konten, mau diisi apa informasinya. Percuma panjang tapi belibet kesana kemari.

Distribusi Keyword yang Merata

Jangan pernah stuffing keyword secara bar bar dalam sebuah konten. Kan tadi udah gue bilang kan kalo robot google tuh sekarang pinter, bisa pilih bacaan untuk manusia sama bacaan untuk jin. Ya kalau lo mau tau tulisan lo enak dibaca apa ngga, coba minta tolong temen buat koreksi deh. Kalo dia bingung, berarti harus ada yang dibenerin dari tulisan yang udah lo buat.


Nah, bicara soal penempatan keyword dalam optimasi konten SEO ini juga perlu diperhatikan jumlahnya. Misal, artikel lo ada 500 kata, ya berarti idealnya ada keyword yang ditarget dalam artikel lo diulangi 3x gitu misalnya. Memang ngga ada pakem harus ngulangi berapa banyak, asal jangan terlalu banyak dan bikin bingung aja. Kadang beberapa penulis buat ngejar keyword supaya artikel bisa keindex cepet di google tapi lupa esensi tulisan itu yang membaca kan ya manusia.

Cek Ulang Sebelum Tayang

Hal terakhir yang harus diperhatikan dalam melakukan optimasi konten SEO ialah selalu melakukan pengecekan ulang sebelum tulisan itu tayang. Coba cek sekali lagi typo dan kalimat yang dirasa kurang efektif. Ngga usah buru-buru, daripada nanti sudah tayang tapi malah baru ngeh kalo ada yang belum pas dari tulisan yang udah lo buat.

Gue rasa sih cukup jelas ya beberapa poin yang harus diperhatikan tentang hal yang harus diperhatikan dalam optimasi konten SEO. Terima kasih udah mau baca artikel di blogbangbot, sampai jumpa di artikel lainnya. 

Posting Komentar

0 Komentar